Beranda > DIABETES > Makanan Ringan untuk Penderita Diabetes

Makanan Ringan untuk Penderita Diabetes

Makanan Ringan untuk Penderita Diabetes

Siapa bilang penderita diabetes tidak boleh ngemil ? Asal cemilannya sehat, tentu tak akan berbahaya bagi penderita diabetes.

Setidaknya ada beberapa cemilan seperti dirilis obatsakit2011.blogspot.com, yang bisa dinikmati penderita diabetes. Antaranya makanan dari ikan kakap. Satu lagi yang tak kalah lezat jus tomat dan jambu biji merah atau disingkat jus tombu.

Menu jus ini gampang didapat, yakni 100 gram tomat, 100 gram jambu biji merah, dan 100 cc air putih. Cara mengolahnya, cuci jambu merah dan tomat.

Lalu potonglah tomat dan jambu biji merah tersebut menjadi beberapa bagian. Masukkan ke dalam blender dan tambahkan air 100 cc. Blender hingga buah tomat dan jambu tadi halus. Kemudian tuangkan ke dalam gelas dan siap diminum.

Dengan meminum jus ini, berarti penderita diabetes telah mendapatkan energi 69 kalori. Selain itu, juga memperoleh protein 1.9 gram, lemak 0.6 gram, dan karbohidrat: 16.4 gram.

Untuk sajian lain seperti lumpur hijau dan ikan kakap dengan bumbu acar bisa ditanyakan kepada ahlinya. Tentunya selain menanyakan cara membuatnya juga tanyakan kandungan bahan dan kandungan khasiat yang akan diperoleh.

Ada juga buah lainnya yang aman bagi penderita diabetes seperti dirilis tipsku.info. Pertama bawang merah. Ia memiliki kekuatan untuk menurunkan kadar gula darah, dan dayanya dimiliki pada kadar yang ditemukan dalam makanan.

Bawang merah bisa dihidangkan berupa jus atau dalam keadaan masih utuh. Makin banyak makan bawang merah, maka makin besar gula darah yang berkurang. Tak ada perbedaan antara bawang merah mentah dan bawang merah yang telah direbus. Agar bau badan dan mulut tidak terlalu bau bawang, baiknya makan yang direbus.

Berikutnya susu. Ilmuwan dari Universitas Harvard mengidentifikasi bahwa sebuah substansi alami yang terkandung dalam lemak susu mampu mengurangi risiko seseorang terkena diabetes tipe 2. Substansi itu adalah asam trans-palmitoleic, yaitu asam jenuh yang ada dalam susu, keju, yoghurt, dan mentega.

Bahan itu tidak diproduksi makanan lainnya. Namun, karena produk susu juga mengandung lemak jenuh, Dariush menyarankan untuk mengombinasinya dengan mengonsumsi sayuran dan daging.

Wortel kaya akan nutrisi, dan aman bagi penderita diabetes. Umbi yang berwarna orange ini selain bagus dikonsumsi untuk kesehatan mata, ternyata wortel menyimpan segudang manfaat. Tubuh membutuhkan beta karoten, dan wortel merupakan sayuran yang kaya akan kandungan zat ini. Jangan mengabaikan kebutuhan buah-buahan dan sayuran karena dapat menyebabkan masalah lain yang lebih besar.

Buah alpukat juga aman karena rendah karbohidrat dan mengandung lemak sehat dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada wanita dan orang yang sudah memiliki risiko tinggi. Tingginya kadar vitamin E dalam alpukat, juga meningkatkan aksi insulin dengan menghambat pengikatan glukosa menjadi lipoprotein low density.

Stroberi juga memainkan peranan dalam diet orang yang menderita diabetes. American Diabetes Association menyebut buah berry termasuk stroberi sebagai ‘super food’ karena memiliki indeks glikemik rendah, yaitu 40 untuk 120 g stroberi.

Stroberi juga mengandung banyak serat, nutrisi dan antioksidan. Makan stroberi juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, risiko yang serius bagi penderita diabetes.

Kentang juga terbaik. Hanya saja berhati-hatilah dengan teman memakan kentang. Jangan sampai teman makan kentang merupakan makanan berkadar gula tinggi. Kentang merupakan makanan yang sempurna dan menyediakan banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Berikutnya jeruk bali. Ia memiliki indeks glikemik 25 per 120 gram, ini bisa membantu meningkatkan sensitivitas insulin, suatu fitur penting karena insulin membantu melepaskan gula ke dalam aliran darah dan secara langsung berdampak pada kadar gula darah. Jeruk Bali meningkatkan cadangan alkali dalam darah, yang dapat melawan tingkat keasaman diabetes pada penderita diabetes.

Apel juga mantap. George Mateljan Foundation untuk World’s Healthiest Foods mengutip sebuah studi penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food edisi September 2010, menunjukkan enzim dalam apel mempengaruhi pencernaan karbohidrat, yang mengurangi penyerapan glukosa dalam saluran pencernaan dan merangsang pankreas untuk memproduksi lebih banyak insulin. Kondisi ini akan membantu Anda lebih menyeimbangkan kadar gula darah.

Terakhir buah zaitun. Minyak zaitun dapat memangkas jumlah kolessterol “jahat”, disamping trigleserida yang merupakan penyusun lemak tubuh. Pada gilirannya, hal ini dapat membantu menurunkan risiko berkembangnya penyakit tipe 2 yang dapat dikendalikan dengan melakukan perubahan menu makan dan cara hidup.

Minyak zaitun dapat menurunkan tingkat gula darah. Sebabnya tidak lain karena efek baiknya mungkin dari fakta bahwa minyak zaitun sebagian besar terdiri dari lemak tak jenuh tunggal. Jamu akar zaitun juga sebagai obat herbat diabetes mellitus.

Nah, penderita diabetes tentu bisa mengkombinasikan makanan ini, untuk beberapa hari. Dijamin tidak akan bosan, jika selalu dilakukan bervariasi

Kategori:DIABETES
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: