Beranda > DBASE > PERINTAH – PERINTAH PADA DBASE

PERINTAH – PERINTAH PADA DBASE

 

PERINTAH – PERINTAH PADA DBASE

Posted on Mei 4, 2011 by 4tmaj4

 

Pengolahan data di dalam dBase dapat dilakukan dengan beberapa cara :

1. Perintah Langsung (Modus Interaktif)
a. Perintah/instruksi langsung diketik pada dot prompt (perintah bertitik)
b. Langsung dieksekusi oleh paket dBase

2. Perintah Tak Langsung (Programming)
a. Instruksi di tulis dalam satu kesatuan program
b. Program dieksekusi sesuai dengan urutannya.
c. Fasilitas untuk membuat kumpulan instruksi dikenal dengan nama text editor :
d. dalam dBase dengan instruksi MODIFY COMMAND
e. luar dBase dengan paket lain seperti SideKick, WS dsbnya.
f. Untuk menjalankan program dengan DO
g. Perintah Dari Menu (Assist)
Disini digunakan menu untuk membuatnya

♦ Perintah Dasar

1. Perintah untuk membuat file database
Perintah langsung dengan CREATE
Menggunakan menu dengan memilih DATA kemudian CREATE.
Di dalam pembuatan file database ini harus didefinisikan nama field dengan ketentuan sbb :
a. Karakter pertama harus huruf
b. Tidak boleh ada spasi diantara nama field, tanda baca kecuali “_“
c. Panjang maksimum 10 karakter.

Sesudah didefinisikan kemudian struktur file disimpan, sistem akan menanyakan kita apakah ingin diinput datanya atau tidak, jika ya berarti tekan Y jika tidak tekan N.

2. Perintah untuk membuka/menutup file
• Untuk membuka file database
USE
Contoh : membuka file database “PEGAWAI.DBF”
. USE PEGAWAI
• Untuk menutup file database
. USE
.CLOSE DATA
. CLOSE ALL

3. Perintah untuk melihat/menampilkan data
 LIST
Bentuk umum : LIST [FOR ] [TO PRINT]

Misal :
a. Tampilkan seluruh data dari awal hingga akhir dengan semua field yang ada.
• LIST atau LIST ALL
b. Tampilkan field NIP dan NAMA
• LIST NIP, NAMA

c. Tampilkan semua field untuk data yang gaji_pokok > 500000.
• LIST FOR Gaji_pokok > 500000
d. Tampilkan NIP dan NAMA bagi mereka yang huruf awalnya A hingga E
• LIST NIP, NAMA FOR NAMA < “F”

 DISPLAY
Perbedaan DISPLAY dengan LIST
– DISPLAY dipengaruhi oleh posisi pointer (penunjuk)

– LIST tidak dipengaruhi oleh pointer

 Beberapa perintah untuk mengendalikan pointer dari sebuah record (alokasi penunjuk):
1. SKIP [angka] : untuk memindahkan letak pointer tetapi tidak ditampilkan
Misal : SKIP – 3  menuju 3 record sebelumnya
SKIP + 2  menuju 2 record berikutnya
2. GOTO [angka] : untuk memindahkan letak pointer
Misal : GOTO 2  menuju record ke 2
GO TOP  menuju record paling awal
GO BOTTOM  menuju record paling akhir

4. Perintah untuk memodifikasi file database
Memodifikasi struktur file : MODIFY STRUCTURE
Melihat struktur file : LIST STRU
Menampilkan informasi tentang struktur file, nama file, jumlah record, tanggal terakhir diadakan perubahan, definisi field dan jumlah byte dalam suatu record digunakan perintah DISPLAY STRU

 Menghapus data
Data dihapus dapat dalam 2 keadaan :
1. Keadaan dihapus secara logika
2. Keadaan dihapus secara fisik

Secara logika data dapat dihapus dengan perintah DELETE
Misal : DELETE ALL  data seluruhnya akan dihapus secara
logika
LIST  setelah dihapus, data tsb masih dapat ditampilkan tapi ada tanda *
RECALL ALL  membatalkan penghapusan data secara logika

Secara fisik data dapat dihapus dengan perintah PACK, yang sebelumnya harus di DELETE.

 Menambah data

– Penambahan data kosong ke database file yang sedang aktif
– Penambahan data dari file database tertentu ke file database yang sedang aktif

APPEND [blank]
Contoh : .APPE  menambah record kosong ke database
file

APPEND FROM [ FOR ]
Contoh : . APPE FROM B : LAP.DBF  menambah record
dari file LAP

 Memperbaiki data

Perintah untuk memperbaiki record :
a. EDIT
b. BROWSE
c. REPLACE

a. EDIT
Mengedit/memperbaiki isi suatu record
Bentuk umum : EDIT [ field ] [ FOR ]

Misal :
1. Perbaiki data pada record 5
.EDIT 5
2. Ubah data yang namanya = “AMIR”
.EDIT FOR NAMA = “AMIR”

b. BROWSE

BROWSE, perintah ini akan menampilkan data secera horizontal dan sekaligus bisa melakukan modifikasi data yang ada pada fields-fields dalam record yang ditampilkan.

Format Perintah : BROWSE [ FIELD ] [ nomor record ]

Catatan : Pada perintah EDIT, CHANGE dan BROWSE, juga dapat dilakukan untuk memberi tanda delete pada record aktif dengan menekan tombol CTRL – U. Untuk menghilangkan tanda delete pada record tekan tombol CTRL – U juga.

c. REPLACE

REPLACE, fungsi untuk merubah atau mengisi field secara otomatis.
Format perintah :
REPLACE [scope] WITH [FOR ]

Contoh:
Perhatikan struktur data Karyawan.dbf yang ada pada latihan 2. Isi gaji pokok dasar karyawan dengan standar sebagai berikut untuk pendidikan terakhir SLTA sebesar 500 ribu, D-III sebesar 650 ribu.

Jawab:
Terlebih dahulu aktifkan file yaitu;
Use c:\data\karyawan 

Kemudian
Replace gapok with 500000 for Pend_akhir=’1’
Replace gapok with 650000 for Pend_akhir=’2’

 Mengurutkan data

1. SORT
– mengurutkan data secara ascending atau descending
– menghasilkan file baru dengan extention .dbf
– jumlah byte pada file baru sama dengan jumlah byte pada file lama
– file baru ini dapat langsung dibuka dengan “USE”

Bentuk umum : SORT TO ON [ field [ A/D, …] [ FOR kondisi ]
Misal :

1. Urutkan file Pegawai.dbf berdasarkan NIP secara menaik dan hasilnya disimpan dalam NIPS.dbf
– SORT ON NIP TO NIPS
– USE NIPS
– LIST

2. Urutkan file Pegawai berdasarkan Nama dan NIP
– SORT TO NAMNIP ON NAMA, NIP

3. INDEX
– menghasilkan file dengan extention.ndx
– jumlah byte yang lebih kecil
– file baru ini tidak dapat dibuka langsung dengan “USE”

Bentuk umum : INDEX ON [ field ] TO
Misal :

Buat file index dari file Pegawai.dbf dengan field NIP
.INDEX ON NIP TO NIPIN
untuk melihat :
a. .USE PEGAWAI INDEX NIPIN
.LIST
b. .USE PEGAWAI
.SET INDEX TO NIPIN

 Mencari data

1. LOCATE
mencari record dalam file yang memenuhi suatu kondisi
Bentuk Umum : LOCATE [ FOR kondisi ]
Misal :
1. Mencari record yang Gaji_pokok < 500000
.LOCATE FOR Gaji_pokok < 500000
.DISP
2. Mencari record yang Nama = “COKRO”
.LOCATE FOR Nama = “COKRO”

2. FIND
mencari data dari file index
Bentuk umum : FIND
Misal :
1. Mencari Golongan IIA
.SET INDEX TO NAMAIN
.FIND “IIA”
.DISP

2. Mencari nama = BAMBANG
.INDEX ON NAMA TO NAMAIN
.USE PEGAWAI INDEX NAMAIN
.FIND “BAMBANG”

3. SEEK
Fungsinya sama dengan FIND
Bentuk Umum : SEEK
Contoh :
.SET INDEX TO NAMAIN
.NAMA = “ANDI”
.SEEK NAMA
.DISP
Daftar Pertanyaan

Gunarwin : apa kegunaan recall itu sprti restore? atau back pada ms.word?
Jawab:
Kegunaan recall sama seperti kita menulis di word jika ada kesalahan dalam menghapus data kita dapat mengembalikanya lagi.

ajis : cara membuat database mengunakan create?
Jawab:

Membuat File Database
Sebagai contoh kita akan membuat satu file database (DBF) dengan nama file PEGAWAI, struktur filenya adalah sebagai berikut

Field Name Type Width Dec
1. NIP C 6
2. Nama C 30
3. Alamat C 30
4. JK C 1
5. Tgl_Lahir D 8
6. Tmp_Lahir C 15
7. Agama C 1
8. Status C 1
9. Pendidikan C 1
10. Mulai_ker D 8
11. Jml_anak N 2 0
12. Gapok N 7 0

Pertama tuliskan perintah CREATE untuk membuat file pada DOT PROMT dBase, melalui cara seperti di bawah ini :

1. Set directory to d:\data [Enter] 2. Create d:\data\pegawai [Enter]
Create pegawai [Enter]

Setelah melakukan perintah Create maka akan tersedia tempat untuk mulai mendefinisikan field yang diperlukan file tersebut.

Untuk menyimpan Struktur file yang telah dibuat pergunakan tombol CTRL-END atau CTRL- W atau tekan ENTER 2x. Setelah itu akan muncul pertanyaan apakah data akan di-input sekarang atau nanti ?

Kategori:DBASE
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: