Beranda > Bahasa Pemrograman, Foxpro > Penjelasan Awal Foxpro

Penjelasan Awal Foxpro

Foxpro adalah salah satu software database dari Microsoft. Sebagai software database Foxpro mempunyai kelebihan dalam kecepatan mengolah data. Selain itu masih banyak kelebihan Foxpro yang tidak disebutkan di artikel ini.

Kecepatan Foxpro dalam mengolah data dibandingkan dengan SPSS misalnya, tidak akan terasa jikan kita menggunakan data yang ukurannya kecil. Dengan kata lain, Foxpro sangat handal untuk data-data ukuran besar. Selain itu, kita bisa melakukan pengolahan data dari beberapa tabel yang berbeda. Syaratnya cuma satu yaitu antar tabel harus memiliki field/kolom id yang sama (sama struktur field/kolom-nya). Menurut pengalaman penulis, SPSS juga bisa melakukan hubungan antar tabel tetapi adanya 3 option penggabungan 2 tabel sering membuat kebingungan pengguna yang awam. Mengenai teknik menghubungkan beberapa tabel, baik di SPSS maupun Foxpro, mungkin akan dijelaskan dalam artikel berbeda.

Teknik Pengolahan Data dengan Foxpro
Sebagai contoh data yang dibahas adalah data mentah Survei Sosial Ekonomi Nasional Kor (SUSENAS KOR) BPS. Biasanya data mentah Susenas Kor ada 2 tabel besar yaitu tabel Individu dan tabel rumah tangga. Di kedua tabel tersebut terdapat field/kolom pembobot individu dan rumah tangga.

Kasus: Membuat indikator persen balita (usia 0-4) untuk tiap propinsi. Di sini kita akan menggunakan field/kolom b1r1 (kode propinsi), umur (umur penduduk), weind04 (pembobot individu)

Langkah 1. Pastikan type dataset adalah dbf. Jika belum ada bebarapa cara untuk konversi ke type data dbf. Mungkin penulis akan membahas hal ini dalam artikel terpisah.

Langkah 2. Bukalah software Foxpro. Tampilkan jendela Command (Ctrl+F2)

Langkah 3. Buka file dbf dengan ketik perintah di jendela Command seperti berikut:
Use c:\direktori\KorInd04.dbf

C:\direktori adalah direktori/folder harddisk komputer dimana disimpan dataset dengan nama KorInd04.dbf. Jika nama direktori/folder atau nama file dbf-nya mengandung spasi maka perintah tersebut dilengkapi dengan tanda petik. Misalnya:
Use “c:\direktori data\korind 2004.dbf”

Langkah 4. Ketik perintah sebagai berikut:
Select b1r1, sum(iif(umur>=0 and umur<=4,weind04,0)) as Balita, sum(weind04) as TotalPop from c:\direktori\korind04.dbf group by b1r1

Langkah 5. Setelah tekan enter, akan muncul jendela query yang berbentuk tabel dengan 3 kolom, yaitu B1r1, Balita dan TotalPop. Dengan baris sebanyak kode propinsi yang ada.

Langkah 6. Simpan query ke dalam format dbf yang bisa dibuka di excel. Ketik:
Copy to c:\direktori\pct_balita type fox2x

Jika ingin disimpan dalam format excel, ganti fox2x diatas dengan xls
Akhirnya Anda bisa membuat perhitungan persen di Excel.

Penjelasan Lengkap

* Perintah select adalah perintah SQL untuk membuat tabel/query

* Sum(iif(x,weind04,0)) adalah perintah menjumlahan pembobot weind04 jika kondisi x terpenuhi, jika tidak terpenuhi tidak perlu dijumlahkan atau penjumlahan dengan 0.

* As X hanya untuk memberi nama hasil penjumlahan disimpan dalam field/kolom X

* From untuk merujuk ke sumber tabel yang akan diolah

* Group by X adalah perintah untuk mengelompokan hasil penjumlahan berdasarkan katagori di field/kolom X

Semoga penjelasannya bisa diikuti dan selamat mencoba.

  1. 06/25/2012 pukul 11:40 am

    Terimasih penjelasannya, sangat bermanfaat….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: