Beranda > Iseng - Iseng Asik Dibaca > Tanjung Priok Berdarah..

Tanjung Priok Berdarah..

Sungguh mengerikan apa yang terjadi di Tanjung Priok, saling bentrok antara satpol pp dengan masyarakat. Sengketa lahan selalu menjadi masalah ketika akan melakukan eksekusi. Kepala satpol pp Jakarta mengerahkan anak buahnya sekitar 4000 personil untuk menggusur lahan yang telah resmi menjadi milik PT. Pelindo, yang secara resmi secara pengadilan dimiliki oleh PT. Pelindo. Warga yang tidak terima, karena lahan yang akan digusur adalah, makam mbah priok. Mbah Priok adalah penyebar Islam pertama di Tanjung Priok, warga pun tidak akan tinggal diam.

Bentrok tidak dapat dihindarkan, massa yang berjaga dari pagi menjaga disekitar makam Mbah Priok. Dilengkapi senjata tajam seperti kayu, batu, celurit, samurai, dan benda tajam lainnya. Warga akan mempertahankan Makam Mbah Priok yang akan di eksekusi oleh satpol pp. Satpol pp yang dibantu pihak kepolisian masuk kewilayah makam Mbah Priok, bentrok pun tidak dapat dihindarkan. Para warga melempari satpol pp dan polisi dengan batu, benda-benda tajam. Pihak satpol pp dan polisi pun tidak tinggal diam, mereka balas menyerang dengan menggunakan pentungan pemukul. Warga yang kalah banyak mundur ke dalam Makam Mbah Priok, warga yang tidak mau kalah terus semakin beringas. Korban yang berjatuhan pun semakin banyak, mediasi yang coba dilakukan tidak juga menarik mundur ke dua belah pihak.

Sampai saya tulis artikel ini, sekitar 100 lebih korban luka-luka baik dari warga maupun pihak satpol pp dan kepolisian. Ada kabar juga 3 orang tewas dalam insiden berdarah ini. Sungguh memilukan sekali, karena hanya sengketa lahan harus berakhir begini. Mencekam sekali di Tanjung Priok, sampai ke Kantor Gubernur. Simpatisan yang datang dari mana-mana saling bersatu.

Yaaah kita doa’kan saja, moga-moga dari kedua belah pihak saling berdamai dan tidak ada lagi saling serang. Dan korban tidak ada lagi yang berjatuhan. Memalukan sekali karena hanya sengketa lahan saja, saling bentrok. Bingung mau kata apa, kalau mau menyalahkan saya kira tidak ada yang perlu disalahkan.

Mungkin sekarang udah ga’ jaman lagi cara mediasi, pokoknya dengan kekerasan itu yang akan menyelesaikan masalah. Kalau dari diri saya sendiri siich bukanya ga’ mau ikut-ikut an atau ga’ mau solidaritas, ngpain juga ikut-ikut an bentrok ada untungnya ga’. Dalam Islam sendiri tidak begitu cara menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Moga aja dari pihak pemerintah bisa turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini.

  1. husna
    04/14/2010 pukul 1:31 pm

    eh dOn..
    Nywa Sdh kh mnggwe Tgs P.Point Interpersonal????

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: